Connect with us

Hukum & Kriminal

Pelaku Curanmor Asal Bangkalan Dibekuk Jajaran Polres Sampang

Diterbitkan

||

RILIS PERS : Kapolres Sampang AKBP Didit Bambang Wibowo saat membacakan hasil penangkapan pelaku curanmor. (zyn)

Memontum Sampang – Satreskrim Polres Sampang bersama Satreskrim Polsek Torjun berhasil membekuk pelaku tindak pidana pencurian kendaraan bermotor (curanmor) asal Bangkalan yang beraksi di Masjid Assakinah, Kecamatan Torjun, Kabupaten Sampang.

Kapolres Sampang AKBP Didit Bambang Wibowo mengungkapkan bahwa salah satu pelaku curanmor yang berhasil diamankan oleh anggotanya merupakan residivis atau pernah melakukan tindak pidana yang sama.

DUA : Kedua pelaku curanmor asal Bangkalan (menggunakan penutup kepala) yang berhasil dibekuk jajaran Polres Sampang. (zyn)

DUA : Kedua pelaku curanmor asal Bangkalan (menggunakan penutup kepala) yang berhasil dibekuk jajaran Polres Sampang. (zyn)

“Pelaku utama berinisial A (22) asal Bangkalan, yang kemudian dijual ke S (38) yang berperan sebagai penadah,” ungkap Didit BWS saat press release di Mapolres Sampang, Selasa (15/10/2019) siang.

“Setelah dikroscek pelaku residivis pernah dijebloskan jajaran Polrestabes Benowo dengan pidana penjara 1 tahun 7 Bulan dan di Polres Bangkalan 1 tahun,” lanjutnya.

Hasil dari penangkapan tersebut, Satreskrim Polres Sampang berhasil mengamankan barang bukti berupa kunci T yang digunakan pelaku untuk melancarkan aksinya.

“Untuk kejadian sendiri 12 Oktober 2019 dan pelaku menggunakan sejumlah alat yaitu kunci T,” tutupnya. (zyn/oso)

 

Hukum & Kriminal

Polres Sampang Tangkap Bandar Sabu Banyuates, 16 Poket, 8,46 Gram

Diterbitkan

||

Supardi (tengah) tersangka pengedar sabu yang berhasil ditangkap Timsus Satresnarkoba Polres Sampang. (zyn)
Supardi (tengah) tersangka pengedar sabu yang berhasil ditangkap Timsus Satresnarkoba Polres Sampang. (zyn)

Memontum Sampang – Tim khusus (Timsus) Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Sampang tangkap bandar sekaligus pengedar sabu yaitu Supardi (44) warga Dusun Peceng, Desa Trapang Kecamatan Banyuates, Kabupaten Sampang.

Kapolres Sampang AKBP Didit BWS mengatakan, pihaknya berhasil mengamankan 16 paket sabu dengan akumulasi total kurang lebih 8,46 gram.

“Ini ada 16 buah paket dan timbangan. Ini pengedar dan bandar, tapi nanti kita cari ke kaki atasnya. Ini terakumulasi barang dengan total keseluruhan 8,46 gram,” ungkapnya.

Didit menuturkan, dari setiap penjualan, Tersangka meraup keuntungan Rp 400 ribu dan yang menjadi sasaran pembeli yaitu teman dan tetangganya.

“Barangnya dijual ke tetangga dan setiap penjualan mendapat keuntungan Rp 400 ribu,” tuturnya.

Lanjut Didit, Ia menjelaskan setelah dilakukan penyelidikan, Supardi ditangkap di rumahnya Dusun Peceng Desa Trapang Kecamatan Banyuates, Minggu (19/1/2020) sekitar pukul 18.00.

“Anggota Satresnarkoba Polres Sampang telah berhasil melakukan penangkapan terhadap seorang yang di duga melakukan tindak pidana Narkotika golongan 1 jenis sabu,” ucapnya.

Didit menambahkan, pasal yang disangkakan yakni Pasal 114 ayat 2 atau 1 subsider Pasal 112 ayat 2 atau 1 undang-undang RI nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika

“Pelaku dipidana dengan pidana penjara paling singkat 5 tahun dan paling lama 20 tahun dan pidana denda paling sedikit Rp 1 milyar dan paling banyak 10 miliar,” imbuh Didit. (zyn/oso)

 

Lanjutkan Membaca

Hukum & Kriminal

Mantan Karyawan Curi Oepet 20 Slop

Diterbitkan

||

Wakapolres Sampang Kompol Muhammad Lutfi (tengah) bersama Kasatreskrim dan Kabagops dalam rilis pers Sabtu siang. (zyn)
Wakapolres Sampang Kompol Muhammad Lutfi (tengah) bersama Kasatreskrim dan Kabagops dalam rilis pers Sabtu siang. (zyn)

Memontum Sampang – Kepolisian Resort (Polres) Sampang tangkap Imam Mudin (31) dalam kasus pencurian dengan pemberatan yang mencuri rokok di gudang rokok Jalan Dipenogoro Kelurahan Banyuanyar Kecamatan/Kabupaten Sampang.

Imam Mudin (31), mantan karyawan rokok tempatnya bekerja sebagai sales rokok Oepet. Ia melancarkan aksinya pada Selasa (3/12/2019) pukul 08.00 dan baru diketahui Hasim karyawan gudang rokok pada Senin (9/12/2019) sekitar pukul 03.00.

Wakapolres Sampang Kompol Muhammad Lutfi mengatakan bahwa terdapat 20 slop rokok Oepet yang hilang dan jendela gudang yang dijebol oleh pelaku kondisinya rusak.

“Sebagian telah hilang sebanyak 20 slop rokok Oepet dan jendela kamar atau gudang tersebut rusak serta triplek tempat penutup jendela juga jebol dan rusak,” jelasnya kepada awak media saat press release di Mapolres Sampang, Sabtu (18/1/2020) siang.

Lebih lanjut, Lutfi sapaan akrabnya menjelaskan kronologi pencurian tersebut bahwa aksi yang dilakukan Imam terekam CCTV yang ada di gudang tersebut. Pelaku memanjat pagar depan gudang sambil menutupi wajahnya dengan sarung kotak-kotak.

“Kemudian Imam merusak atau mencongkel jendela dengan menggunakan obeng,” ungkapnya.

Lutfi mengatakan, Imam ditangkap di rumah sepupunya yang terletak di Jalan Merpati Kelurahan Gunung Sekar Kecamatan/Kabupaten Sampang, Rabu (15/1/2020) sekitar pukul 22.30.

“Pasal yang disangkakan yaitu pasal 363 ayat (1) ke-3 dan ke-5 KUHP, dengan Ancaman hukuman pidana penjara paling lama 7 tahun,” katanya.

Akibat kejadian tersebut korban mengalami kerugian materil sebesar Rp 4 juta. (zyn/oso)

 

Lanjutkan Membaca

Hukum & Kriminal

Sepulang dari Malaysia, Petani di Madura Edarkan Sabu

Diterbitkan

||

Kapolres Sampang AKBP Didit BWS saat menunjukkan barang bukti hasil dari penangkapan Mohammad Hamzah. (zyn)
Kapolres Sampang AKBP Didit BWS saat menunjukkan barang bukti hasil dari penangkapan Mohammad Hamzah. (zyn)

Memontum Sampang – Mohammad Hamzah Daftar pencarian orang (DPO) Polres Sampang ditangkap anggota Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Sampang, dalam kasus narkotika, Sabtu (11/1/2020) sekitar pukul 14.30.

Mohammad Hamzah (42) merupakan warga Dusun Lembung Desa Sokobanah Daya Kecamatan Sokobanah. Berprofesi sebagai petani, Mohammad Hamzah sudah 1 tahun mengedarkan sabu sepulang dari Malaysia sebagai tenaga kerja Indonesia (TKI).

Kapolres Sampang AKBP Didit BWS mengungkapkan, pelaku merupakan DPO hasil dari pengembangan penangkapan Supriyadi dan Pardi sebagai pembeli.

“Supriyadi ditangkap (13/4/2018), sedangkan Pardi ditangkap (18/5/2014). Keduanya membeli sabu kepada Mohammad Hamzah dan saat ini sedang menjalani hukuman,” ungkapnya.

Lanjut Didit, pihaknya akan terus melakukan pengembangan terhadap kasus tersebut. Sebab pihaknya fokus terhadap lingkaran peredaran narkoba.

“Kami masih kembangkan lagi, karena bagi kami tidak sampai disini siapapun kami fokus untuk ke bandar, pengedar, kurir, pemakai dan pemberi informasi,” lanjutnya.

Pada saat penangkapan, pihaknya berhasil mengamankan 3 paket sabu dengan masing-masing paket beirisi 5,81 gram, 3,10 gram dan 0,58 gram dengan berat keseluruhan 9,49 gram.

“Selain itu, anggota Satresnarkoba Polres Sampang juga berhasil mengamankan 34 klip bening kosong, 1 buah timbangan elektrik dan 1 buah sendok sabu,” ujar Didit.

Atas perbuatannya, Mohammad Hamzah dikenakan pasal 114 ayat 1 subsider pasal 112 ayat 1 undang-undang nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika.

“Pelaku dipidana dengan pidana penjara paling singkat lima tahun dan paling lama 20 tahun dan pidana denda minimal Rp 1 miliar, maksimal 10 miliar,” tutup Didit. (zyn/oso)

 

Lanjutkan Membaca

Terpopuler